portalbontang.com, Bontang – Musim liburan sekolah menjadi momen yang ditunggu-tunggu, terutama bagi 105 anak di Kota Bontang yang mengikuti khitanan massal gratis.
Keceriaan bercampur ketegangan mewarnai wajah anak-anak tersebut saat mengantre di Halaman Masjid Al-Ikhlas Muhammadiyah, Sabtu (21/12/2025). Mereka adalah peserta Bhakti Sosial Khitanan Massal Tahun 2025 yang digelar Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Bontang.
Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan bukti konkret kehadiran Muhammadiyah dalam meringankan beban keluarga kurang mampu di Kota Taman.
Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, yang hadir langsung di lokasi, tak bisa menyembunyikan rasa bangganya. Ia menilai sinergi antara ormas dan pemerintah seperti inilah yang dibutuhkan untuk menyejahterakan umat.
“Kegiatan ini sangat membantu masyarakat. Terima kasih kepada Muhammadiyah, tim medis, dan para orang tua. Ini contoh nyata gotong royong untuk kebaikan,” ujar Neni.
Dalam kesempatan penuh berkah tersebut, Neni tidak datang dengan tangan kosong. Ia memberikan bantuan dana tunai sebesar Rp 2,5 juta.
Bantuan ini menyusul wakaf lahan sawit miliknya kepada Muhammadiyah sebelumnya. Neni berharap, hasil pengelolaan lahan produktif tersebut dapat digunakan sepenuhnya untuk kemaslahatan umat dan mendukung operasional dakwah sosial Muhammadiyah.
Dukungan serupa juga datang dari Ketua Komite I DPD RI, Andi Sofyan Hasdam. Senator asal Kaltim ini turut menyerahkan bantuan dana Rp 2,5 juta.
“Muhammadiyah selalu konsisten. Mulai dari bencana nasional hingga khitanan warga lokal, militansi dan keikhlasannya dalam melayani umat luar biasa,” puji Sofyan Hasdam.
Ketua PDM Kota Bontang, Mustamar, menegaskan bahwa pintu layanan sosial Muhammadiyah terbuka lebar bagi siapa saja tanpa memandang latar belakang.
“Seluruh kegiatan sosial kami sifatnya inklusif dan nol rupiah (gratis). Amal usaha Muhammadiyah adalah milik persyarikatan untuk pengabdian, bukan untuk kepentingan pribadi,” tegas Mustamar.
Tahun ini, kuota 105 peserta terpenuhi dengan sebaran yang merata: 45 anak dari Bontang Selatan, 45 dari Bontang Utara, dan 10 dari Bontang Barat, ditambah 5 peserta cadangan. Rentang usia peserta mulai dari 4 hingga 13 tahun.
Acara ditutup dengan peninjauan langsung ke ruang tindakan medis. Dukungan tenaga medis profesional membuat proses khitan berjalan lancar, meninggalkan kesan hangat dan rasa syukur bagi para orang tua yang hadir. ***






