Langsung dari Ulama Al-Azhar Mesir, Puluhan Imam dan Guru Mengaji Bontang Ambil Sanad Al-Fatihah

Yayasan Darul Izzah menghadirkan Syekh Nashruddin dari Al-Azhar Mesir di Masjid Agung Bontang. Puluhan warga antusias mengikuti pengambilan sanad Surah Al-Fatihah demi menjaga kemurnian bacaan salat.

M
Langsung dari Ulama Al-Azhar Mesir, Puluhan Imam dan Guru Mengaji Bontang Ambil Sanad Al-Fatihah

portalbontang.com, Bontang – Kesempatan langka menyambangi warga Kota Taman. Puluhan warga, mulai dari imam masjid, guru mengaji, hingga mubalig, berkumpul di Masjid Agung Al Hijrah Bontang, Sabtu (27/12/2025).

Mereka antusias mengikuti majelis ilmu istimewa, pengambilan sanad bacaan Surah Al-Fatihah yang dibimbing langsung oleh ulama besar dari Universitas Al-Azhar, Mesir.

Kegiatan yang diinisiasi oleh Yayasan Darul Izzah Bontang ini menghadirkan Syekh Nashruddin Isham At-Tamadiy Al-Azhari Al-Mishry. Beliau adalah pengajar Ulumul Qur’an dan Qiraah di Al-Azhar Asy-Syarif, sekaligus pemegang sanad ‘aliy qira’at yang silsilah keilmuannya bersambung hingga Rasulullah saw.

Agar ilmu terserap maksimal tanpa kendala bahasa, materi disampaikan dengan pendampingan penerjemah Ustaz Dr. Hakim Abdurrahman dari Lukman Al-Hakim Institute.

Menjaga Kemurnian "Induk Al-Qur'an"


Ketua Panitia, Ustaz Magfirudin, menjelaskan bahwa acara ini bukan sekadar berburu sertifikat. Tujuannya jauh lebih fundamental, yakni menjaga amanah keilmuan Al-Qur’an agar tetap murni seperti yang diajarkan Nabi Muhammad saw.

Terlebih, Surah Al-Fatihah adalah Ummul Kitab (Induk Al-Qur’an) dan rukun wajib dalam salat. Kesalahan membaca Al-Fatihah dapat berakibat fatal pada keabsahan salat seseorang.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap peserta tidak hanya memperoleh ijazah sanad secara formal, tetapi juga menumbuhkan rasa tanggung jawab untuk mengamalkan, mengajarkan, dan menjaga adab terhadap Al-Qur’an, khususnya Surah Al-Fatihah,” ujar Ustaz Magfirudin.

Magfirudin juga menyebut kehadiran Syekh Nashruddin adalah rezeki besar bagi warga Bontang. Sangat jarang ulama ahli Al-Qur’an dari Mesir bisa hadir langsung memberikan bimbingan tatap muka di kota ini.

“Kita sangat beruntung. Tentu sangat disayangkan sekali jika kita tidak ikut memanfaatkan kehadiran beliau,” tambahnya.

Rangkaian kegiatan diawali dengan sesi daurah (pelatihan intensif), kemudian dilanjutkan dengan proses pengambilan sanad pada sesi berikutnya. Selama kegiatan, peserta yang terdaftar mendapatkan pembinaan langsung dari Syekh Nashruddin.

Sementara itu, peserta yang dinyatakan lulus akan memperoleh syahadah (sertifikat) sebagai tanda pengesahan sanad bacaan.

Melalui program ini, Yayasan Darul Izzah berharap dapat menghadirkan pembelajaran Al-Qur’an yang bersanad dan berkualitas, sekaligus menumbuhkan kecintaan umat Islam terhadap Al-Qur’an di tengah masyarakat. ***

info

Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

Editor: M Zulfikar A

Menu