Gandeng Pengembang, Pemkot Bontang Buka Akses Rumah Subsidi bagi ASN

Pemkot Bontang dan KORPRI hadirkan solusi rumah subsidi bagi ASN dan PPPK. Lokasi strategis di Bontang Lestari, DP dan booking fee cuma Rp 2 juta. Simak syaratnya.

M
Gandeng Pengembang, Pemkot Bontang Buka Akses Rumah Subsidi bagi ASN

portalbontang.com, Bontang – Memiliki hunian layak sering kali menjadi tantangan tersendiri bagi para abdi negara, terutama di tengah naiknya harga properti. Menjawab keresahan ini, Pemkot Bontang melalui KORPRI membawa angin segar.

Sebuah kolaborasi strategis dijalin bersama PT Semua Bisa Jago (Pengembang Perumahan Elara Lestari) untuk menghadirkan perumahan bersubsidi khusus bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Sosialisasi program ini digelar di Auditorium Taman Tiga Dimensi (3D), Jalan Awang Long, Selasa (16/12/2025).

PJ Sekretaris Daerah Kota Bontang, Akhmad Suharto, menegaskan bahwa program ini bukan sekadar bisnis properti, melainkan upaya konkret menyejahterakan pegawai.

“Pemkot memandang kesejahteraan ASN, termasuk kemudahan punya rumah, adalah fondasi penting. Jika urusan hunian aman, ASN bisa lebih fokus bekerja dan memberikan pelayanan terbaik ke masyarakat,” ujar Suharto yang hadir mewakili Wali Kota, dilansir dari laman PPID Setda Bontang.

Modal Awal Cuma Rp 2 Juta

Kabar terbaiknya ada pada skema pembiayaan. Direktur PT Bisa Jago, Muhammad Aswar, memaparkan bahwa program ini dirancang agar tidak membebani arus kas bulanan pegawai.

Peserta cukup merogoh kocek untuk booking fee sebesar Rp 500 ribu dan uang muka (DP) senilai Rp 1,5 juta. Dengan total modal awal Rp 2 juta, ASN sudah bisa mengamankan satu unit rumah.

“Kami bekerja sama dengan Bank BTN dan BTN Syariah untuk fasilitas KPR-nya. Program ini menyasar ASN dan PPPK dengan standar gaji Rp 9 hingga 11 juta,” papar Aswar.

Lokasi Strategis di Pusat Pertumbuhan Baru

Perumahan Elara Lestari ini akan dibangun di kawasan Bontang Lestari. Pilihan lokasi ini dinilai strategis mengingat Bontang Lestari diproyeksikan sebagai pusat pertumbuhan ekonomi dan pemerintahan baru di masa depan.

Pada tahap awal, pengembang menyiapkan 266 unit rumah. Bukan sekadar deretan rumah, kawasan ini dirancang sebagai hunian terpadu lengkap dengan masjid, sarana olahraga, hingga area komersial seperti minimarket dan pujasera.

“Pembangunan fisik rencananya kita mulai Januari 2026, dengan estimasi pengerjaan sekitar 1,5 tahun,” tambah Aswar.

Antusiasme Pegawai

Acara sosialisasi tersebut berlangsung hangat dan penuh antusiasme. Ratusan ASN dan PPPK tampak menyimak detail persyaratan yang dipaparkan.

Suasana semakin khidmat dengan pembacaan doa oleh Ustaz Rahman, ASN berprestasi Juara 1 Kaligrafi MTQ Kaltim 2025. Di penghujung acara, kemeriahan pecah saat sesi pembagian doorprize dengan hadiah utama sepeda listrik.

Hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Ketua KORPRI Bontang Dasuki, Anggota DPRD Arfian Arsyad, Kepala BPN Hamim Mudayana, serta perwakilan perbankan.

Melalui program ini, Pemkot Bontang berharap tak ada lagi ASN yang kesulitan memiliki atap untuk bernaung, sehingga masa depan keluarga mereka lebih terjamin. ***

info

Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

Editor: M Zulfikar A
Sumber: PPID Setda Bontang

Menu