PORTAL BONTANG – Diketahui, Dinas Kependudukan, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DKP3A) Kaltim memiliki program unggulan. Yakni Pusat Pembelajaran Keluarga atau disingkat Puspaga.

Puspaga merupakan one stop service atau Layanan Satu Pintu Keluarga Berbasis hak Anak untuk memberikan solusi atau jalan keluar bagi orang tua, anak dan keluarga dalam menghadapi permasalahan pada langkah pertama pencegahan kekerasan.

Puspaga sendiri ialah salah satu unsur prioritas dalam pelaksanaan kebijakan Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA).

Merupakan bentuk layanan pencegahan dibawah koordinator DKP3A Kaltim sebagai wujud kepedulian negara dalam meningkatkan kehidupan keluarga dan ketahanan keluarga melalui program pendidikan/pengasuhan, keterampilan menjadi orang tua, keterampilan melindungi anak, kemampuan meningkatkan partisipasi anak dalam keluarga maupun penyelenggaraan program konseling bagi anak dan keluarga.

Baca Juga:   DKP3A Kaltim Bakal Jalin Kerja Sama dengan Ikatan Psikolog Klinis, Berikan Pendampingan Gratis kepada Korban

Dilakukan oleh tenaga profesional seperti tenaga konselor, baik psikolog atau sarjana profesi bidang psikologi yang telah memahami Konvensi Hak Anak (KHA).

Program tersebut pun didukung sekali oleh Anggota DPRD Kaltim, Puji Hartadi. Ia menyatakan, program tersebut harus tersebar di seluruh kabupaten/kota se-Kaltim.

“Tentunya ini merupakan salah satu wadah bagi para perempuan maupun keluarga. Dimana mereka akan mendapatkan pembelajaran tentang pengasuhan yang memegang peran yang sangat penting dalam sebuah keluarga utuh dan akan menentukan baik buruknya karakter seorang anak kelak dan program yang berkualitas dalam kehidupan,” terangnya.

Puji berharap melalui program Puspaga, mampu menciptakan keluarga yang harmonis dan mampu mewujudkan ketahanan keluarga di Benua Etam.

Baca Juga:   DKP3A Kaltim Ingin Perempuan Mandiri Secara Ekonomi, Ini yang Dilakukan Bidang Kesetaraan Gender

“Dengan adanya Puspaga diharapkan terciptanya keluarga yang harmonis dan masyarakat dapat bersama-sama belajar mengenai pengasuhan anak dan menciptakan ketahanan keluarga,” harapnya.

Saat ini terdapat 9 kabupaten/kota yang telah membentuk Puspaga. Diantaranya Kabupaten Paser, Kota Balikpapan, Kabupaten Berau, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kota Samarinda, Kabupaten Kutai Barat (Kubar), Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Kota Bontang dan Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU). ***