Fantastic Four!

Tulisan ini membahas empat tahun perjalanan Portal Bontang (portalbontang.com) menjadi bagian dari masyarakat dunia maya.

M
Fantastic Four!

Portalbontang.com – Tulisan ini bukan membahas pahlawan super dari dunia Marvel. Kebetulan saja, film tersebut baru tayang pada bulan lalu. Tapi tulisan ini membahas empat tahun perjalanan Portal Bontang (portalbontang.com) menjadi bagian dari masyarakat dunia maya.

16 Agustus 2021 merupakan awal mula Portalbontang.com didirikan. Bermula dari semangat memberikan alternatif sumber informasi baru bagi masyarakat, media ini mengawali perjalanannya hingga kini bak roller coaster –kadang naik, dan kadang turun-.

Agar memuluskan langkah perjalanannya, kami para pendiri pertama memutuskan bergabung dengan Pikiran Rakyat Media Network (PRMN). Di sinilah media ini belajar berselancar dan memanfaatkan arus gelombang informasi yang begitu besar di dunia maya.

Banyak hal kami pelajari dalam merintis media baru ini. Mulai dari manajemen media, keredaksian, hingga marketingnya. Namun tidak lama kami berada dalam ekosistem besar tersebut, kurang dari 12 bulan, kami memutuskan mundur.

Hal ini membuat kami kembali meramu ulang masa depan untuk Portal Bontang. Tentunya dengan berbekal ilmu yang sudah kami dapatkan sebelumnya. Alhamdulillah, memasuki tahun pertama dan keduanya, media ini perlahan mendapatkan kepercayaan masyarakat maupun pemerintah.

Di tahun keduanya pula, Portalbontang.com mendapat kesempatan untuk menjadi afiliasi resmi dari VOA Indonesia. Dengan demikian, media ini punya hak menyiarkan kembali berita teks, gambar, maupun video yang diproduksi VOA. Hal ini membuat konten yang dimiliki Portalbontang.com semakin beragam.

Setelah memasuki umurnya ke tiga tahun, kami memutuskan bergabung dengan ekosistem Promedia Teknologi Indonesia. Bergabungnya Portalbontang.com di ekosistem ini membuka peluang baru untuk bisa dikenal hingga pelosok nusantara.

Sama halnya saat bergabung di PRMN, banyak pengetahuan dan hal baru yang didapatkan untuk pengembangan media ini. Selain kesempatan mengembangkan klien yang lebih luas, juga berita-berita yang berada dalam satu ekosistem media dapat saling dipergunakan.

Namun seperti yang saya katakan di awal tulisan ini, perjalanan media ini bak roller coaster. Selama tiga tahun pertama berhasil menanjak dan sempat berada di ketinggian, kini perjalanan Portalbontang.com mulai masuk ke jalur menurun.

Atas berbagai pertimbangan, media ini memutuskan mundur dari ekosistem Promedia. Hal ini sempat disayangkan pendamping maupun CEO Promedia. Namun, kami tetap berterima kasih karena mendapat kesempatan belajar dan relasi yang luas.

Ada pepatah yang mengatakan, kita perlu mundur satu langkah, untuk kemudian bisa melompat lebih dari dua langkah, dan itu yang saat ini dilakukan oleh Portalbontang.com. Meski kini kembali berdiri secara independen dan tidak masuk ekosistem tertentu, bukan berarti menghambat inovasi yang terus dilakukan.

Di usianya yang kini mencapai 4 tahun ini, inovasi baru lahir dengan telah tersedianya Portal Bontang versi aplikasi Android.

Untuk saat ini, aplikasi tersebut masih bisa dipasang secara manual melalui unduh APK berikut: https://portalbontang.com/android maupun di V-App Store. Kami pun tengah menunggu beberapa kelengkapan dokumen yang dipersyaratkan untuk bisa secara resmi tersedia di Google Play Store. Barangkali ke depan, aplikasi Portalbontang.com juga dapat tersedia di Apple App Store.

Inovasi ini terus berjalan di tengah menata manajemen dan keredaksian. Kepercayaan dari para pembacalah yang membuat Portalbontang.com masih terus berjalan di tengah gempuran media-media daring lainnya.

Kami memang memilih jalan memutar, agar ke depan media ini tumbuh dengan lebih banyak pengalaman dan kepercayaan dari pembaca. Mohon doanya.

Selamat Ulang Tahun ke-4 Portalbontang.com, be Fantastic!. ***

info

Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

Editor: M Zulfikar A

Menu