Portal Bontang
Kamis, Januari 22, 2026
  • News
    • Bontang
    • Kaltim
    • Nasional
    • Mancanegara
  • Sport
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Sains Tecno
  • Khazanah
  • Inspiratif
  • Advertorial
  • Lainnya
    • Bursa Kerja
    • Opini
    • Sastra
    • Video
No Result
View All Result
  • News
    • Bontang
    • Kaltim
    • Nasional
    • Mancanegara
  • Sport
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Sains Tecno
  • Khazanah
  • Inspiratif
  • Advertorial
  • Lainnya
    • Bursa Kerja
    • Opini
    • Sastra
    • Video
No Result
View All Result
Portal Bontang
No Result
View All Result
Home News

Anjing Herder yang Gigit Warga di Semarang Disuntik Mati, Ini 3 Kasus Serupa yang Pernah Terjadi

Ramai kasus Anjing Herder disuntik mati akibat gigit pejalan kaki di Semarang, inilah deretan kasus serupa yang menelan korban di Indonesia.

Kamis, 19 September 2024
in News
Waktu Membaca: 3 menit
0
Ilustrasi anjing herder.

Ilustrasi anjing herder.

15
VIEWS

PORTAL BONTANG – Seekor Anjing Herder menyerang seorang pejalan kaki di perumahan Graha Padma, Kota Semarang, Jawa Tengah, pada Jumat, 13 September 2024.

Kapolsek Tugu, Kompol Fajar Widianto, menjelaskan bahwa insiden ini terjadi ketika korban sedang berjalan di depan salah satu rumah di perumahan tersebut.

RELATED POSTS

Sidang Tipikor: Suami Mbak Ita Diduga Kendalikan Proyek Rp16 Miliar untuk 193 Paket Pekerjaan

Sidang Tipikor Ungkap Instruksi Mbak Ita: Hapus Chat, Buang HP, dan Tutupi Bukti Transfer

Fajar menjelaskan, anjing herder itu tiba-tiba keluar dan menyerang seorang wanita yang sedang berjalan, mengakibatkan luka serius.

Baca Juga: Anggi Sitorus Tegaskan Tidak Ada Intervensi, Mundur dari 16 Besar Miss Universe Indonesia: Ada 4 Kasus Serupa

“Luka bekas gigitan anjing di bagian paha sebelah kiri sepuluh jahitan, dua jahitan di bagian pinggang sebelah kanan, dan luka di bagian punggung sebelah kiri,” kata Fajar kepada wartawan, Selasa, 17 September 2024.

Menanggapi insiden tersebut, Polsek Tugu membantu mediasi antara keluarga korban dan pemilik anjing.

Keluarga korban meminta pemilik anjing untuk menanggung biaya perawatan medis. Selain itu, warga sekitar sepakat untuk menyuntik mati anjing herder tersebut.

Selain insiden di Semarang, beberapa kasus serupa juga pernah terjadi dan viral di media sosial. Berikut tiga di antaranya:

Baca Juga: 6 Fakta Menarik Boneka Labubu yang Viral di Media Sosial, Ternyata Punya Keunikan di Antara Karakter Lainnya

1. Anak 7 Tahun Diserang Anjing Tetangga di Jakarta Selatan

Seorang anak berusia 7 tahun di Jakarta Selatan digigit anjing tetangganya pada Senin, 17 Juni 2024.

Kapolsek Kebayoran Lama, Kompol Widya Agustiono, menyatakan bahwa korban saat itu sedang berjalan menuju mushola bersama neneknya.

Ketika melintas di depan rumah tetangganya yang memiliki anjing, korban menengok ke dalam rumah dan diserang oleh anjing tersebut.

“Korban mungkin mau lihat anjing tetangganya, tetapi ketika menengok lewat pagar, dia tiba-tiba diserang anjing itu,” kata Agustiono, Jumat, 21 Juni 2024. Akibat serangan itu, korban mengalami luka di mata kiri dan segera dilarikan ke rumah sakit.

Baca Juga: 7 Fakta Penyebab Kemacetan Parah di Jalur Puncak saat Libur Panjang, Apa Saja?

2. Amukan Anjing di Desa Melaya, Bali

Pada Jumat, 26 April 2024, seekor anjing yang diduga rabies menyerang warga Desa Melaya, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana, Bali.

Beberapa korban menderita luka di jari tangan, kaki, dan kepala. Anjing betina ini menggigit warga di berbagai wilayah, termasuk Banjar Melaya Pantai dan Banjar Pangkung Dedari.

Di Banjar Pangkung Tanah, anjing tersebut kembali menggigit tiga orang, salah satunya Ni Wayan Budiarni.

“Ketika saya buka pintu, tiba-tiba ada anjing yang langsung menggigit di bagian wajah saya,” kata Budiarni, Sabtu, 27 April 2024. Ia harus menerima 24 jahitan di wajahnya akibat serangan tersebut.

Baca Juga: Wali Kota Bontang dan Ketua DPRD Raih Penghargaan Green Leadership Nirwasita Tantra 2023

3. Bocah 10 Tahun di Medan Meninggal Akibat Gigitan Anjing

Seorang bocah berusia 10 tahun di Medan meninggal dunia setelah digigit anjing milik tetangganya pada Kamis, 10 Juni 2021.

Insiden ini terjadi ketika Reza sedang berjalan ke warung bersama temannya dan melewati rumah tetangganya. Saat itu, anjing yang tidak dirantai langsung keluar dan menggigit paha korban.

Oki Adriansyah, kuasa hukum keluarga korban, menjelaskan bahwa saat kejadian, pagar rumah pemilik anjing terbuka karena kedatangan tukang air galon.

“Kebetulan almarhum lewat dari rumah itu. Ternyata anjingnya keluar dan langsung menggigit pahanya,” ujarnya.

Baca Juga: Cara Menghapus Permanen Akun Facebook dan Instagram: Panduan Lengkap

Reza tidak langsung mendapat perawatan medis setelah gigitan, dan kondisinya semakin memburuk, menunjukkan gejala rabies. Ia meninggal dunia pada Minggu, 13 Juni 2021.

Kasus-kasus ini menyoroti bahaya serangan anjing dan pentingnya pengawasan ketat terhadap hewan peliharaan untuk mencegah kejadian serupa. ***

 

***
Penulis: M Zulfikar A | Editor: M Zulfikar A

Tags: Anjing HerderGigitSemarang
ShareSend

Related Posts

Sebut Mau Ada Serangan Besar Israel ke Iran, Donald Trump: 10 Juta Warga Teheran Harus Mengungsi

Selasa, 17 Juni 2025

Menyoroti pernyataan Presiden AS, Donald Trump perihal rencana serangan besar-besaran Israel ke Ibu Kota Teheran, Iran.

Presiden AS, Donald Trump.

Perang di Timur Tengah, Donald Trump Bilang Iran Bukan Tandingan Israel

Selasa, 17 Juni 2025

Menyoroti pernyataan Presiden AS, Donald Trump yang mengklaim Iran tidak akan menang perang melawan Israel.

Pakar Telematika, Roy Suryo.

Polemik Ijazah Jokowi Masih Berlanjut, Roy Suryo Sebut Alasan Kuasa Hukum Bak Logika Srimulat

Selasa, 17 Juni 2025

Roy Suryo menyebut alasan kuasa hukum Jokowi yang tak mau menampilkan ijazah di publik seperti lelucon grup lawak Srimulat.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) secara resmi menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan tujuh Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di wilayah Kaltim.

Gratispol! 16 Ribu Mahasiswa Baru di 7 PTN se-Kaltim Bebas UKT

Selasa, 17 Juni 2025

Gratispol bebas UKT, Pemprov Kaltim resmi menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan tujuh Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di Kaltim.

Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya.

Sengketa Pulau Aceh-Sumut, Wamendagri: SK Kepemilikan 4 Pulau Berpeluang Berubah

Selasa, 17 Juni 2025

Wamendagri Bima Arya Sugiarto menyatakan bahwa Surat Keputusan (SK) penetapan kepemilikan terkait sengketa empat pulau Aceh-Sumut.

Next Post
Potret Kaesang.

Kaesang Klarifikasi Dugaan Gratifikasi Penggunaan Jet Pribadi untuk Perjalanan ke AS ke KPK

Komentar Anda

Portal Bontang

© 2025 Portalbontang.com is under PT Visi Media Teknologi
Developed by Vision Web Development, Bontang-Kaltim

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • News
    • Bontang
    • Kaltim
    • Nasional
    • Mancanegara
  • Sport
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Sains Tecno
  • Khazanah
  • Inspiratif
  • Advertorial
  • Lainnya
    • Bursa Kerja
    • Opini
    • Sastra
    • Video

© 2025 Portalbontang.com is under PT Visi Media Teknologi
Developed by Vision Web Development, Bontang-Kaltim