Kemenag Gandeng Jurnalis jadi Petugas Haji 2024

Kementerian Agama (Kemenag) menggandeng jurnalis menjadi bagian dari petugas haji 2024, yang tergabung dalam Media Center Haji (MCH).

R
Kemenag Gandeng Jurnalis jadi Petugas Haji 2024

PORTAL BONTANG – Musim haji 2024 ini, Kementerian Agama (Kemenag) menggandeng jurnalis menjadi bagian dari petugas penyelenggara ibadah haji (PPIH) Arab Saudi.

Para jurnalis yang menjadi petugas haji tahun ini akan tergabung dalam layanan Media Center Haji (MCH) PPIH Arab Saudi.

Staf Khusus Menteri Agama Wibowo Prasetyo menyampaikan, pelibatan para jurnalis dan pelaksana humas Kemenag dalam PPIH Arab Saudi merupakan wujud komitmen Kemenag untuk memberikan layanan informasi yang utuh dalam penyelenggaraan ibadah haji 2024.

Baca Juga: Terpopuler Hari Ini, 5 Rekomendasi Tempat Bukber hingga Wali Kota Bontang Target Nilai SAKIP Naik

Hal ini diungkapkan Wibowo saat menjadi narasumber dalam Bimtek PPIH Arab Saudi 1445 H/2024 M di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta.

“Kementerian Agama melalui Biro Humas, Data dan Informasi, bersama media akan melakukan penyebaran informasi terkait penyelenggaraan haji tahun ini,” ujar Wibowo dikutip Portalbontang.com dari situs resmi Kemenag.

“Jadi tidak perlu khawatir, semua informasi akan kita share kepada publik. Tidak hanya itu, edukasi pun akan kita lakukan bagi para jemaah dan keluarga mereka di Tanah Air,” ucapnya.

Baca Juga: Keutamaan 10 Hari Kedua di Bulan Ramadhan Menurut Ustaz Adi Hidayat, Peluang Doa Dikabulkan

Wibowo menyampaikan, dengan keberadaan MCH diharapkan publik juga bisa mengetahui tentang progres pelaksanaan penyelenggaraan haji.

“Kita akan terus memberitakan progress pelaksanaan penyelenggaraan ibadah haji, mulai dari persiapan hingga mungkin nanti memberikan masukan. Dan kita akan terus menyebarkan informasi agar masyarakat juga teredukasi,” ungkap pria yang akrab disapa Gus Bowo.

Selain itu, ia juga mengimbau agar masyarakat dapat menyerap informasi dari media-media yang terpercaya dan kredibel serta tidak mudah terpengaruh oleh narasi negatif yang dikembangkan oleh pihak-pihak tertentu.

Baca Juga: 2 Alasan Perempuan Haid Boleh Iktikaf di Masjid pada 10 Hari Terakhir Ramadhan

Dalam kesempatan tersebut, Gus Bowo juga mendorong para petugas haji untuk dapat menjadi sumber informasi bagi para jemaah.

“Seluruh petugas adalah bagian yang tidak terpisahkan dari Humas penyelenggaraan ibadah haji. Kalau semua bertindak sebagai Humas, maka akan terjadi masifikasi informasi yang positif terhadap pelaksanaan ibadah haji,” kata Gus Bowo.

Gus Bowo mengungkapkan bahwa para petugas haji sejatinya adalah duta bangsa yang akan membawa nama baik Indonesia di mata dunia.

Baca Juga: Sikapi Hasil Pemilu 2024, PP Muhammadiyah Keluarkan 4 Poin Pernyataan

“Nama baik sedang dibawa oleh para petugas haji di dunia internasional karena mereka nanti akan bertemu dengan banyak petugas haji dari berbagai negara dan Jemaah Haji dari berbagai negara pula,” tutupnya. ***

 

***
Penulis: M Zulfikar A | Editor: M Zulfikar A

info

Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

Editor: Redaksi Portal Bontang

Menu