Khutbah Jumat 13 Juni 2025, Amalan Prioritas dalam Hidup

Berikut ini khutbah Jumat edisi 13 Juni 2025 yang mengangkat tema amalan prioritas, ditulis oleh Pratama Muhammad Panjaitan dari Medan.

R
Khutbah Jumat 13 Juni 2025, Amalan Prioritas dalam Hidup

Portalbontang.comAmalan prioritas dalam hidup menjadi judul khutbah Jumat edisi 13 Juni 2025.

Khutbah ini ditulis oleh Pratama Muhammad Panjaitan, Sekretaris Lembaga Seni Budaya Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Medan.

Berikut ini isi khutbah Jumat yang dapat dibaca oleh jemaah maupun jadi referensi khatib.

Baca Juga: Khutbah Idul Adha Muhammadiyah Bontang: Qurban Sebagai Transformasi Menuju Taqwa dan Syukur Nikmat

Khutbah Pertama

Ma’asyiral Muslimin, Jama’ah Jum’at Yang Berbahagia,

Hidup di dunia hanyalah sementara. Setiap detik yang kita lalui adalah kesempatan emas untuk menanam benih amal kebaikan yang akan kita panen di akhirat kelak.

Allah menciptakan kehidupan bukan tanpa tujuan. Melainkan Allah menegaskan bahwa Dia menciptakan hidup dan mati untuk menguji siapa di antara kita yang paling baik amalnya.

Sebagaimana firman Allah dalam Al-Qur’an surah Al-Mulk [67] ayat 2,

“الَّذِي خَلَقَ الْمَوْتَ وَالْحَيَاةَ لِيَبْلُوَكُمْ أَيُّكُمْ أَحْسَنُ عَمَلًا وَهُوَ الْعَزِيزُ الْغَفُورُ”
(QS. Al-Mulk [67] Ayat 2).

Artinya: “Yaitu yang menciptakan kematian dan kehidupan untuk menguji kamu, siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya. Dia Maha perkasa lagi Maha Pengampun.”

Dalam perjalanan hidup ini, kita sering kali sibuk mengejar dunia, namun lupa bahwa yang benar-benar bermanfaat di akhirat bukanlah harta, jabatan, atau popularitas, melainkan amal sholeh yang ikhlas karena Allah.

Karena itu, Allah memerintahkan kepada kita untuk berlomba-lomba dalam berbuat kebaikan. Allah berfirman dalam surah Al-Baqarah [2] ayat 148:

“فَاسْتَبِقُوا الْخَيْرَاتِ”
(QS. Al-Baqarah [2] Ayat 148).

Artinya: “Maka, berlomba-lombalah kamu dalam berbagai kebajikan.”

Nabi Muhammad SAW pun berpesan agar umatnya tidak menunda-nunda amal. Dalam banyak hadits, beliau mendorong kita untuk memperbanyak amal sholeh sebelum datang masa tua, sakit, atau kematian.

Rasulullah Sallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda:

“سَارِعُوا إِلَىٰ أَعْمَالِ الْخَيْرِ قَبْلَ أَنْ تَأْتِيَ فِتَنٌ كَقِطَعِ اللَّيْلِ الْمُظْلِمِ”

(HR. Muslim Nomor 118).

Artinya: “Bersegeralah kalian dalam beramal sebelum datang fitnah…”

Baca Juga: Khutbah Jumat: Memaknai Hakikat Qurban, Bukan Sekadar Ritual

Tiga Amalan yang Dicintai Allah

Shalat Tepat Pada Waktunya

Shalat merupakan kewajiban yang krusial dalam hidup seorang muslim dan mukmin, karena amalan yang pertama kali dihisab pada hari kiamat adalah shalat, sebagaimana sabda nabi Muhammad SAW:

“إِنَّ أَوَّلَ مَا يُحَاسَبُ بِهِ الْعَبْدُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ صَلَاتُهُ، فَإِنْ صَلَحَتْ صَلَاحَ الْمُؤْمِنِينَ فَقَدْ أَفْلَحَ وَفَازَ، وَإِنْ فَسَدَتْ فَقَدْ خَابَ وَخَسِرَ”
(HR. At-Tirmidzi no. 413).

Artinya: “Sesungguhnya amal yang pertama kali dihisab dari seorang hamba pada hari kiamat adalah shalatnya. Jika shalatnya baik, maka sungguh ia telah beruntung dan sukses. Namun jika shalatnya rusak, maka sungguh ia telah gagal dan merugi.”

Berbakti Kepada Orang Tua

Setiap langkah kita hari ini tak lepas dari peran dua sosok yang luar biasa: ayah dan ibu. Mereka adalah manusia pertama yang mencintai kita tanpa syarat, bahkan sebelum kita bisa membalasnya.

Allah memerintahkan kita untuk berbakti kepada orang tua setelah perintah untuk menyembah-Nya. Dalam Al-Qur’an surah Al-Isra’ [17] ayat 23, Allah berfirman:

“وَقَضى رَبُّكَ أَلا تَعبُدوا إِلّا إِيّاهُ وَبِالوالِدَينِ إِحسانًا إِمّا يَبلُغَنَّ عِندَكَ الكِبَرَ أَحَدُهُما أَو كِلاهُما فَلا تَقُل لَهُما أُفٍّ وَلا تَنهَرهُما وَقُل لَهُما قَولًا كَريمًا”
(QS. Al-Isra’ [17] Ayat 23).

Artinya: “Dan Tuhanmu telah memerintahkan agar kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah berbuat baik kepada orang tua…”

Berjihad Di Jalan Allah

Berjihad di jalan Allah bukan semerta-merta kita mengorbankan diri dengan cara yang tidak ladzim seperti bom bunuh diri, tetapi dengan mengorbankan harta, tenaga, dan pemikiran kita di jalan Allah. Allah berfirman dalam surah At-Tawbah [9] ayat 41:

“فَاجْهَدُوا بِأَمْوَالِكُمْ وَأَنفُسِكُمْ فِي سَبِيلِ اللَّهِ”
(QS. At-Tawbah [9] Ayat 41).

Artinya: “Dan berjihadlah dengan harta dan jiwamu di jalan Allah. Yang demikian itu adalah lebih baik bagimu jika kamu mengetahui.”

Baca Juga: Khutbah Jumat: Bulan Zulqa'dah Penuh Pahala

Khutbah Kedua

Semoga Allah memberikan kita kekuatan untuk menjaga amal sholeh, berbakti kepada orang tua, dan berjihad di jalan-Nya.

Semoga kita semua dapat mengamalkan amalan prioritas yang dicintai oleh Allah, dan dijadikan hamba-hamba-Nya yang bertaqwa. Aamiin. ***

 

***
Penulis: M Zulfikar A | Editor: M Zulfikar A

info

Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

Editor: Redaksi Portal Bontang

Menu