Portalbontang.com, Jakarta – Suasana haru dan khidmat menyelimuti Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, saat lebih dari 15.000 peserta Jambore Pramuka Muslim se-Dunia atau World Moslem Scout Jamboree (WMSJ) 2025 menundukkan kepala, menyatukan suara dalam doa untuk rakyat Palestina.
Momen puncak pada upacara penutupan ini menjadi pesan kemanusiaan yang kuat dari Jakarta untuk dunia.
Dipimpin oleh Ketua Panitia Peringatan 100 Tahun Gontor, Hamid Fahmy Zarkasyi, belasan ribu peserta dari 18 negara serentak melantunkan surat Al-Fatihah.
Doa tersebut ditujukan bagi warga Palestina yang tengah berjuang di tengah penindasan.
“Untuk rakyat Palestina yang sedang kelaparan, kesusahan, mari kita doakan bersama-sama dengan membaca Al-Fatihah,” seru Hamid Fahmy Zarkasyi dengan suara lantang.
Pesan solidaritas ini mendapat apresiasi mendalam dari Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, yang hadir dalam acara tersebut. Ia menyebut pesan damai untuk Palestina menjadi inti dari perhelatan akbar ini.
“Menurut saya luar biasa. Pesan damai untuk Palestina, untuk Gaza yang kini porak-poranda, menjadi inti dari kegiatan ini. Kita semua berdoa agar segera datang keadilan dan kebebasan,” tegas Pramono.
Lebih lanjut, ia juga menyuarakan keprihatinan mendalam atas penderitaan rakyat Palestina.
“Ini adalah keprihatinan kita bersama. Semoga segera ada solusi dan Palestina bisa merdeka dengan damai,” tambahnya.
WMSJ 2025, yang merupakan bagian dari rangkaian Peringatan 100 Tahun Gontor, diikuti oleh total 15.333 peserta dari berbagai negara, termasuk Arab Saudi, Malaysia, Qatar, Tunisia, Inggris, hingga Ghana.
Acara ini menegaskan komitmen generasi muda Muslim untuk menjadi garda terdepan dalam menyuarakan perdamaian dan menolak segala bentuk penjajahan. ***