PORTAL BONTANG – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Bintang Puspayoga, secara resmi membuka kegiatan 7th ASEAN Children’s Forum (ACF) atau Forum Anak ASEAN ke-7 di Gedung Sekretariat ASEAN Jakarta pada Rabu 16 November 2022.

Forum Anak kali ini mengusung tema ‘ Membangun Ketahanan Digital untuk Anak-Anak ASEAN’. Bintang Puspayoga menyatakan, perhelatan ACF ini merupakan yang pertama kalinya diadakan dengan format hybrid sejak pandemi COVID-19.

Kegiatan Forum Anak ASEAN ini juga bertujuan menjadi platform bagi anak-anak untuk berdiskusi, bertukar ide dan praktik terbaik, membahas dan menghasilkam rekomendasi tentang literasi digital, termasuk dunia maya yang aman, aspek kesehatan mental dan kesenjangan digital yang ada di seluruh wilayah.

“Forum Anak ASEAN telah mengumpulkan anak – anak dari seluruh ASEAN. Oleh karena itu, forum ACF berfungsi sebagai platform strategis untuk mengomunikasikan suara anak – anak di Kawasan ASEAN untuk masa depan Kawasan ASEAN. Besar harapan kami agar Forum Anak ASEAN ke-7 ini menjadi batu loncatan bagi anak – anak di Kawasan ASEAN untuk tetap terhubung dan bekerja sama dalam semangat komunitas ASEAN untuk memastikan terpenuhinya hak dan perlindungan khusus anak,” ujar Menteri PPPA. 

Baca Juga:   Luput Pelaporan Kematian, Dukcapil Daerah Perlu Menerapkan Buku Pokok Pemakaman

Menteri PPPA juga berharap agar semua delegasi dapat membangun hubungan yang baik, terlibat dalam dialog yang bermanfaat, mengembangkan rencana yang dapat ditindaklanjuti, dan mendapatkan pengalaman dan wawasan yang berharga satu sama lain.

Selain itu, para delegasi diharapkan bisa menjadi advokat bagi anak-anak di negara ASEAN, maupun di dunia, dan mendukung lebih banyak anak untuk berbicara, serta mendorong lebih banyak orang dewasa untuk mendengarkan.

 “Suara kalian, suara anak-anak ASEAN, akan menjadi masukan penting bagi kami. Saya ingin mengajak semua anak di ruangan ini untuk mengingat dan menyebarkan kata-kata ini kepada anak-anak lain : ‘Kamu berarti, suara kamu penting”.”

“Bersama-sama, mari kita bangun ketahanan digital untuk anak-anak ASEAN demi keamanan dan masa depan kita yang lebih baik. Saya berharap forum ini sukses dan jangan lupa untuk bersosialisasi, bersenang-senang, dan membangun dampak positif,” kata Menteri PPPA.

Baca Juga:   Ini Dampak Kekerasan Berbasis Gender Online

Indonesia sendiri direncanakan akan memegang keketuaan ASEAN di tahun 2023. Menteri PPPA memastikan negara akan melanjutkan komitmen untuk memenuhi hak setiap anak dan mendengarkan suara anak. ***