PORTAL BONTANG – Dalam Pembuatan barang, pasti terdapat proses produksi. Tanpa adanya proses tersebut, suatu barang mentah tidak akan pernah menjadi barang jadi.

Proses produksi sebagai supply chain adalah proses di mana produk masih terbuat dari bahan mentah, produk setengah jadi dan produk jadi, diubah dan dijual melalui berbagai fasilitas yang dihubungkan oleh rantai sepanjang aliran produk dan bahan.

Produksi merupakan konsep sederhana sebagai pengolahan bahan baku menjadi produk setengah jadi dan produk jadi.

Produksi juga merupakan proses pengolahan yang dilakukan oleh tenaga kerja atau bisa disebut operator produksi, dalam mengolah sumber daya alam seperti bahan mentah menjadi produk setengah jadi dan produk jadi yang siap dijual atau disalurkan kepada konsumen. Bahan baku sebagai pemasukan sementara produk setengah jadi dan produk jadi diproduksi.

Kegiatan produksi sendiri bertujuan untuk meningkatkan nilai suatu benda atau menciptakan benda baru agar lebih berguna dalam memenuhi kebutuhan sehari – hari konsumen.

Dengan menggunakan sumber daya seperti tenaga kerja, bahan baku, mesin, dan lain – lainnya. itu semua sebagai alat bantu dalam menjalankan proses produksi suatu barang atau jasa. Sehingga produk dan jasa tersebut tepat sasaran dan sesuai yang diharapkan.

Namun besar kecilnya suatu produksi dalam menghasilkan suatu produk dan jasa itu tergantung pada modal dan tenaga kerja yang dimiliki. Hal tersebut juga bisa dibilang faktor produksi.

Baca Juga:   UMM Pertahankan Akreditasi Unggul
Memahami Proses Produksi sebagai Supply Chain
Muhammmad Ghani Al Ghifari. (Dok/Pribadi)

Faktor produksi dibagi menjadi 2 yaitu, faktor produksi tetap merupakan faktor produksi yang pemakaiannya tidak tergantung pada volume produksi, di mana ini bisa dibilang seperti Sumber Daya Modal (mesin, peralatan produksi, dan bangunan).

Faktor produksi tidak tetap merupakan faktor produksi yang bergantung kepada volume produksi, seperti Sumber Daya Manusia(tenaga kerja), Sumber Daya Alam (Hasil Alam). Ini semua merupakan hal yang perlu di perhatikan dalam memproduksi sebuah produk.

Dalam melakukan proses produksi perlu adanya pengendalian terhadap jalannya proses produksi tersebut. Pengendalian ini sendiri merupakan hal yang penting, Untuk melakukan proses usaha agar usaha tersebut sesuai dengan rencana  dan harapan yang diinginkan.

Pengendalian proses produksi ini meliputi pengendalian bahan baku, standar kualitas produksi, sumber daya manusia, dan lain – lain. Hal tersebut sebagai pengantar proses produksi dalam menghasilkan produk setengah jadi dan produk jadi.

Dalam  pembuatan produk setengah jadi merupakan bahan baku yang telah melalui proses beberapa kali tetapi tidak dapat langsung digunakan. Produk setengah jadi masih memiliki sedikit nilai ekonomis bila digunakan secara langsung. Oleh sebab itu, produk setengah jadi harus diolah menjadi produk yang berkualitas tinggi. Produk yang termasuk barang setengah jadi antara lain, mi instan, benang, dan lain – lainnya.

Baca Juga:   Dampingi Korban Tragedi Kanjuruhan, UMM Turunkan Tim Medis dan Psikolog

Dan barang jadi sendiri merupakan bahan atau barang yang siap pakai sehingga bisa langsung dikonsumsi dan digunakan oleh konsumen. produk jadi merupakan tahap akhir dari pengolahan suatu produk.

Itu semua terjadi melalui proses produksi, proses ini diawali dari  bahan mentah, lalu kemudian diproses menjadi produk setengah jadi setelah produk setengah jadi  selesai diproses, kemudian lanjut ke proses menghasilkan produk jadi. Barang atau produk  jadi antara lain, pakaian, mobil, dan  lain – lainnya.

Proses produksi merupakan proses penciptaan barang dan jasa. Proses produksi tersebut bertujuan untuk meningkatkan nilai ekonomi dan nilai harga  barang dan jasa.

Dengan itu perlu adanya beberapa proses yang harus dipahami seperti memahami faktor – faktor dalam menghasilkan suatu produk dan mengetahui bagaimana pengendalian proses produksi tersebut. Sehingga proses produksi tersebut bisa sesuai dengan target yang diinginkan. ***

*) Muhammmad Ghani Al Ghifari adalah mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Malang

Disclaimer: Tulisan artikel ini dan properti (gambar, video, ilustrasi, dll) di dalamnya sepenuhnya merupakan tanggung jawab penulis dan tidak mencerminkan sikap dari redaksi PortalBontang.com, kecuali ditentukan lain di kemudian hari.