Manfaat Ngobrol dengan Orang Asing untuk Kesehatan dan Kebahagiaan

Artikel ini membahas manfaat kesehatan dari interaksi sosial atau ngobrol dengan orang asing atau yang tidak dikenal. Ini Tipsnya.

R
Manfaat Ngobrol dengan Orang Asing untuk Kesehatan dan Kebahagiaan

PORTAL BONTANG – Pernahkah Anda merasa terganggu dengan kebiasaan orang ngobrol dengan orang asing?

Ini mungkin tampak tidak efisien bagi sebagian orang, tetapi penelitian menunjukkan bahwa obrolan ringan tersebut dapat meningkatkan kesehatan dan kebahagiaan.

Artikel ini membahas manfaat kesehatan dari interaksi sosial dengan orang asing atau yang tidak dikenal, dan bagaimana Anda bisa melawan rasa takut untuk memulai pembicaraan, dikutip Portalbontang.com dari Webmd, Rabu 17 April 2024.

Baca Juga: Penyakit Pasca Liburan Panjang, Kenali Post Holiday Blues: Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasinya

Penelitian menunjukkan bahwa memiliki ikatan sosial yang kuat dapat meningkatkan kesehatan dan umur.

Kebanyakan penelitian berfokus pada hubungan dekat, seperti keluarga dan teman.

Namun, penelitian terbaru menunjukkan bahwa interaksi sosial dengan orang yang tidak dikenal, seperti barista di kedai kopi atau penumpang bus di sebelah Anda, juga memberikan manfaat.

Baca Juga: Waspada Penyakit Pasca Lebaran! Ini 5 Bahaya Mengintai di Balik Makanan Lezat

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa orang yang memiliki interaksi sosial paling beragam – tidak hanya dengan keluarga dan pasangan tetapi juga dengan rekan kerja, klien, teman sekelas, dan orang asing – melaporkan kesehatan fisik yang lebih baik.

Penelitian lain menunjukkan bahwa orang dengan jaringan pertemanan yang kuat tetapi sedikit koneksi yang lebih lemah memiliki risiko kematian dini 28% lebih tinggi dibandingkan mereka yang terhubung dengan kenalan dan orang asing.

Sayangnya, data menunjukkan bahwa waktu yang dihabiskan orang untuk mengobrol telah menurun selama beberapa dekade terakhir.

Baca Juga: Aspek Kesehatan yang Tidak Boleh Diabaikan sebelum Beraktivitas usai Mudik Lebaran

Pandemi semakin memperparah tren ini karena banyak orang yang bekerja dari rumah.

Mengobrol dengan orang yang tidak dikenal dikaitkan dengan suasana hati yang lebih baik dan rasa memiliki yang lebih tinggi, keduanya merupakan prediktor umur yang lebih panjang.

Sebuah penelitian meminta para penumpang untuk mengobrol dengan orang asing selama perjalanan.

Baca Juga: 9 Cara Melancarkan Pencernaan Setelah Lebaran, Wajib Coba Agar Kesehatan Terjaga

Meskipun awalnya merasa canggung, mereka mengaku suasana hati mereka menjadi lebih baik setelahnya.

Penelitian lain menunjukkan bahwa interaksi singkat dengan barista atau kasir di toko dapat meningkatkan perasaan diterima di lingkungan sosial.

Peningkatan suasana hati jangka pendek ini dapat berdampak positif pada kesehatan jangka panjang.

Baca Juga: Usai Libur Lebaran Idulfitri 1445 H, Pemkot Bontang Gelar Apel Gabungan, Wali Kota: Perkuat Silaturahmi dan Kolaborasi ASN

Penelitian menunjukkan bahwa “efek positif” – pengalaman emosi positif – dikaitkan dengan kesehatan yang lebih baik secara keseluruhan, termasuk kesehatan jantung dan pembuluh darah yang lebih baik serta sistem kekebalan tubuh yang lebih kuat.

Penelitian di Jerman menunjukkan bahwa efek positif ini dapat membantu melindungi orang dari efek kesehatan negatif dari kesepian.

Penelitian lain menunjukkan bahwa tindakan kebaikan hati secara acak, seperti mentraktir kopi orang lain, dapat mengurangi peradangan dalam tubuh.

Baca Juga: Susu Pertumbuhan vs UHT: Mana yang Terbaik untuk Tumbuh Kembang Anak?

Senyum juga terbukti membantu sistem kardiovaskular pulih lebih cepat dari stres.

Keramahan ini dapat menular. Ketika lebih banyak orang dalam suatu lingkungan terbiasa mengobrol dengan pengemudi bus, pejalan kaki, dan sesama penumpang, seluruh komunitas mereka dapat berkembang.

Penelitian menunjukkan bahwa komunitas dengan penduduk yang ramah dan merasa memiliki rasa kebersamaan memiliki tingkat stroke dan diabetes yang lebih rendah.

Baca Juga: Menengok Kejayaan Kutai di Museum Mulawarman

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa hanya dengan melihat orang yang lewat dan mengangguk alih-alih membuang muka sudah bisa membuat orang merasa lebih terhubung.

Jika mengobrol dengan orang asing dan kenalan memiliki banyak manfaat, mengapa hanya sedikit orang yang melakukannya?

Salah satu faktornya adalah penggunaan smartphone yang berlebihan.

Baca Juga: Tak Hanya Puasa, Ada Dalil Menikah di Bulan Syawal, Ikuti Sunnah Nabi Muhammad SAW

Penelitian menunjukkan orang yang tidak menggunakan ponsel di ruang tunggu lebih cenderung mengobrol dengan orang lain dan merasa lebih bahagia.

Selain itu, orang cenderung melebih-lebihkan risiko ditolak saat berbicara dengan orang asing.

Penelitian lain menunjukkan bahwa kita cenderung terlalu fokus pada hal-hal yang ingin kita katakan, padahal yang sebenarnya dipedulikan orang lain adalah inisiatif kita untuk memulai pembicaraan.

Baca Juga: Lowongan Kerja Rumah Sakit Islam Bontang, Apa Kualifikasi Dibutuhkan?

Bahkan orang pemalu dan introvert pun bisa mendapatkan manfaat dari peningkatan suasana hati setelah mengobrol dengan orang asing.

Para peneliti menyarankan agar introvert mencoba bersikap lebih ekstrovert saat memulai pembicaraan.

Mengatasi rasa takut untuk mengobrol dengan orang asing memang tidak mudah. Namun, penelitian menunjukkan bahwa paparan berulang kali terhadap interaksi sosial dapat membantu.

Baca Juga: Lowongan Kerja PT. Kaltim Nusa Etika, Apa Kualifikasi Dibutuhkan?

Semakin sering kita berbicara dengan orang asing, semakin kita menyadari bahwa kebanyakan orang baik dan menyenangkan untuk diajak bicara.

Lalu, bagaimana tips berbicara dengan orang asing?

Tips Memulai Percakapan dengan Orang Asing

Baca Juga: Telah Buka Pelatihan Operator Scaffolding , Apa Kualifikasi Dibutuhkan?

1. Mulai dengan sapaan sederhana

“Hai,” “Selamat pagi,” atau “Senang bertemu Anda” bisa menjadi awal yang baik.

2. Ajukan pertanyaan terbuka

Pertanyaan yang tidak bisa dijawab dengan “ya” atau “tidak” mendorong percakapan yang lebih menarik.

Contohnya, “Apa yang Anda sukai dari tempat ini?” atau “Apa rencana Anda untuk akhir pekan?”

Baca Juga: Naskah Khutbah Jumat: Menjemput Keberkahan Lewat Puasa Syawal

3. Berikan komentar

Berikan komentar tentang sesuatu yang Anda amati di sekitar Anda atau tentang apa yang dikatakan orang lain.

4. Dengarkan dengan penuh perhatian

Tunjukkan minat pada apa yang dikatakan orang lain dengan menjaga kontak mata dan mengangguk.

Baca Juga: Menengok Buaya Pemakan Manusia di Museum Kayu Tuah Himba Tenggarong

5. Bersikaplah sopan dan ramah

Senyum dan tunjukkan bahasa tubuh yang positif.

6. Jangan takut untuk bercanda

Humor dapat membantu mencairkan suasana dan membuat percakapan lebih menyenangkan.

7. Akhiri percakapan dengan sopan

Ucapkan terima kasih atas waktu mereka dan katakan bahwa senang mengobrol dengan mereka. ***

 

***
Penulis: M Zulfikar A | Editor: M Zulfikar A

info

Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

Editor: Redaksi Portal Bontang

Menu