PORTAL BONTANG – Jantung lebih sehat adalah salah satu yang diinginkan oleh semua orang.
Ada beberapa faktor yang mempengaruhi usia jantung agar jantung lebih sehat, seperti usia kronologis, tekanan darah, kadar kolestrol, dan kebiasaan-kebiasaan dalam gaya hidup.
Karena itulah, usia jantung berkaitan dengan tingkat risiko yang dimiliki seorang individu terhadap stroke atau serangan jantung. Artikel ini akan membahas 5 langkah agar jantung lebih sehat.
Baca Juga: Lowongan Kerja PT. JCO Donuts Coffee, Apa Kualifikasi Dibutuhkan?
“Bila usia jantung lebih tua dari usia (kronologis) seseorang saat ini, itu mengindikasikan adanya peningkatan risiko yang bisa dimodifikasi,” jelas ahli kardiologi dari Weill Cornell Medicine, Dr Joy Gelbman seperti dilansir Portalbontang.com dari laman Huffington Post, Jumat 16 Februari 2024.
Selain itu, National Institute of Aging memperkirakan usua jantung dapat dikenali dengan beberapa tanda.
Jantung yang sudah menua biasanya memunculkan tanda seperti nyeri dada saat beraktivitas fisik, pening, lelah, sakit kepala, serta kebingungan.
Baca Juga: Lowongan Kerja 3Second, Apa Kualifikasi Dibutuhkan?
Menurut beberapa ahli penyakit jantung, orang-orang yang memiliki usia jantung lebih tua dari usia kronologis mereka perlu melakukan beberapa perubahan.
Berikut ini lima perubahan yang bisa membantu jantung lebih sehat.
1. Turunkan Kolesterol LDL
Baca Juga: Cara Mudah Convert PDF ke Word, Tips Microsoft OfficeBaca Juga: Cara Mudah Convert PDF ke Word, Tips Microsoft Office
Kadar kolesterol LDL yang tinggi kerap dikaitkan dengan peningkatan risiko sejumlah masalah kardiovaskular.
Oleh karena itu, kolesterol LDL juga dikenal sebagai kolesterol jahat.
Menurut ahli kardiologi Dr Norman Lepor, semakin tinggi risiko seseorang terhadap penyakit kardiovaskular, semakin rendah kadar kolesterol LDL yang perlu dicapai.
Baca Juga: Indonesia akan Kembali Luncurkan Satelit, Namanya Merah Putih 2
“Untuk sebagian besar orang, kita ingin kadar LDL di bawah 100 mg/dl untuk mencegah serangan jantung dan/atau strok,” ujar dr Lepor.
2. Rutin Olahraga
American Heart Association merekomendasikan orang dewasa untuk berolahraga minimal 150 menit per pekan.
Baca Juga: Resmi! FIFA Naikkan Ranking Indonesia, Mendekati Peringkat Filipina
Olahraga ini perlu mencakup olahraga aerobik dan latihan angkat beban, seperti latihan mengangkat dumbbell yang ringan, berjalan kaki, atau berenang.
Olahraga rutin bisa membantu menurunkan tekanan darah dan memperbaiki kadar kolesterol. Selain itu, olahraga rutin juga akan membantu menjaga berat badan tetap sehat.
3. Kelola Stres
Baca Juga: Anggota KPPS di Balikpapan Dilarikan ke RS saat Penghitungan Suara
Stres merupakan hal yang tak bisa dihindari dalam hidup, namun dapat dikelola.
Bila tak dikelola, kadar stres yang tinggi juga dapat memberi dampak buruk bagi kesehatan jantung, dengan cara meningkatkan tekanan darah.
Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengelola stres. Sebagian di antaranya adalah dengan melakukan olahraga, bermeditasi, atau melakukan latihan pernapasan.
Baca Juga: Anies Rilis Pesan kepada Pendukung dan Relawan: Ada Banyak Kekurangan
4. Berhenti Merokok dan Vaping
Kebiasaan merokok dan vaping tak hanya membawa dampak buruk bagi paru-paru tetapi juga jantung.
Alasannya, banyak zat kimia dari rokok dan vape yang bisa menyempitkan pembuluh darah, memicu peradangan, serta mempengaruhi tekanan darah dan detak jantung.
Baca Juga: Fantastic Four Kembali! Marvel Studios Umumkan Pemeran dan Tanggal Rilis
5. Cukup Tidur
Sebagian besar orang dewasa dianjurkan untuk tidur selama 7-9 jam per malam.
Tidur yang cukup bisa membantu menurunkan risiko penyakit yang dapat memperburuk kesehatan jantung.
Menurut ahli kardiologi dari ArchWell Health, Dr Naga Pannala, cukup tidur juga dapat menurunkan risiko obesitas dan tekanan darah tinggi yang merupakan faktor risiko dari masalah kesehatan jantung.
Itu dia lima langkah perubahan agar jantung lebih sehat dan lebih muda. Sudah siap mencobanya? ***
Ikuti berita terkini dari Portalbontang.com langsung di WhatsApp melalui link https://s.id/portalbontang.
***
Penulis: M Zulfikar A | Editor: M Zulfikar A