Jelang Bulan Puasa, Hafalkan Bacaan Niat Puasa Ramadhan Beserta Artinya

Sebelum memasuki bulan puasa, alangkah baiknya menghafalkan bacaan niat puasa Ramadhan berikut ini beserta artinya.

R
Jelang Bulan Puasa, Hafalkan Bacaan Niat Puasa Ramadhan Beserta Artinya

PORTAL BONTANG – Bulan puasa sebentar lagi tiba, dan inilah waktunya untuk menghafalkan niat puasa Ramadhan sebelum memasukinya.

Terlepas dari potensi perbedaan awal bulan puasa, niat puasa Ramadhan ini semestinya sudah dibaca dan dihafalkan, agar siap saat sudah masuk waktunya.

Apa dan bagaimana bacaan niat puasa Ramadhan beserta artinya?

Baca Juga: Kadar Zakat Fitrah, Maal, dan Fidyah di Bontang Ditetapkan, Segini Besarannya

Seperti diketahui bersama, puasa adalah menahan segala hawa nafsu dan makan-minum dari mulai terbitnya fajar sampai terbenamnya matahari.

Agar ibadah puasa kita mendapat pahala, terlebih dahulu harus membaca niat puasa Ramadhan.

Niat puasa Ramadhan ini bisa dibaca saat sebelum tidur agar tidak terlupa, atau dibaca saat akan makan sahur.

Baca Juga: Live Action Avatar The Last Airbender Diperpanjang, Netflix Putuskan Sampai Season 3

Lalu, seperti apa bacaan niat puasa Ramadhan ini? 

Mengutip dari kitab Ghayatul Muna yang dilansir Portalbontang.com dari NU Online, terdapat dua redaksi niat.

Pertama, niat puasa:

Baca Juga: Khutbah Jumat 8 Maret 2024, Waspadai Jahiliyah Gaya Baru

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ هذِهِ السَّنَةِ لِلهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma ghadin ‘an adā’i fardhi syahri Ramadhāna hādzihis sanati lillāhi ta‘ālā.

Artinya, “Aku berniat puasa esok hari demi menunaikan kewajiban bulan Ramadhan tahun ini karena Allah ta’ala.”

Baca Juga: Jangan Sepelekan, Amalan-Amalan Ringan di Bulan Ramadhan yang Bila Dikerjakan Mendapat Pahala

Kedua, disunahkan menambahkan bacaan:

إِيمَاناً وَاحْتِسَاباً لِوَجْهِ اللهِ الْكَرِيمِ

Iimanan wahtisaaban liwajhillaahil karim.

Baca Juga: Arti Ajakan 'Meningkatkan Iman dan Takwa' dalam Khutbah Jumat

Artinya, “Dalam keadaan iman dan mengusahakan pahala sepenuhnya karena Allah yang Mulia.” (Muhammad bin Ali Ad-Du’ani, Ghayatul Muna Syarhu Safinatin Naja,[Tarim, Darul Hijjah: 2015], halaman 572).

Demikian tata cara dan bacaan niat puasa Ramadhan. Semoga tulisan ini dapat membantu anda dalam mengamalkannya. Amin.

Wallahu a’lam. ***

 

***
Penulis: M Zulfikar A | Editor: M Zulfikar A

info

Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

Editor: Redaksi Portal Bontang

Menu