PORTAL BONTANG – Jalan turunan Muara Rapak, Jalan Soekarno-Hatta, Balikpapan Utara kembali menjadi lokasi kecelakaan. Setelah di awal tahun 2022 terjadi kecelakaan maut di lokasi yang sama.

Kali ini, kecelakaan di turunan Rapak tersebut melibatkan truk roda sepuluh pada Selasa, 27 Desember 2022 pukul 15.40 WITA.

Berikut kronologi kecelakaan di turunan Rapak tersebut yang diungkap Kasat Lantas Polresta Balikpapan, Kompol Ropiyani, dikutip PortalBontang.com dari Lintasraya.com.

Dijelaskannya, truk bernomor polisi AB 9034 AK tersebut yang dikendarai Alex berawal dari arah kilometer dua. Saat masuk di jalan turunan curam tersebut, truk menyenggol sebuah angkot. Karena panik, sopir gagal melakukan pengereman.

“Sopir kemudian banting setir ke kiri dan menabrak pagar seng, selanjutnya menabrak truk molen lainnya yang sedang parkir turunkan material pengecoran jalan,” ujarnya.

Baca Juga:   Truk Tujuan Bone Ditahan di Samarinda, Punya 2 Nopol untuk Antre Solar

Akibatnya, truk yang dikemudikan Alex mengalami rusak parah di bagian depan. Bahkan ruang kemudi sopir ringsek ke dalam.

“Sopir telah dibawa ke rumah sakit, saat ini kondisinya sadar,” pungkasnya.

Dikutip dari berbagai sumber, sebelum kejadian ini, kecelakaan maut telah terjadi pada 21 Januari 2022. Kecelakaan tersebut diduga disebabkan truk tronton yang lepas kendali akibat rem blong.

MA (48), sopir truk tronton kecelakaan maut tersebut resmi jadi tersangka. Dari hasil temuan dalam investigasi itu, diketahui spesifikasi truk penyebab kecelakaan itu tak sesuai dengan aslinya atau telah dimodifikasi.

Berbagai aturan mulai pembatasan jam operasional kendaraan bermuatan besar hingga rencana rekonstruksi ulang jalan tersebut pun mulai diwacanakan untuk mencegah kecelakaan serupa terjadi kembali. ***