PORTAL BONTANGPerusahaan swasta memiliki peran penting dalam menurunkan kesenjangan gender di bidang ekonomi. Yakni, melalui pemberian kesempatan kepada perempuan untuk medapatkan haknya di dunia pekerjaan, sama halnya kesempatan tersebut diberikan kepada laki-laki.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Bidang Kesetaraan Gender Dinas Kependudukan, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DKP3A) Kaltim, Dwi Hartini. Ia menilai, peran serta perusahaan swasta akan membantu perempuan mendapatkan haknya dalam sektor pembangunan.

“Justru yang swasta itu punya peran strategis ya dalam menentukan kesetaraan. Seperti sektor ekonomi, banyak badan perusahaan itu memberikan sponsor. Bukan hanya perangkat daerah tapi bermitra juga dengan perusahaan daerah,” ungkap Dwi.

Selama ini, pihaknya terus melakukan berbagai upaya untuk menurunkan angka kesenjangan gender. Seperti penerbitan Surat Edaran Gubernur tentang Perguruan Tinggi Responsif Gender yang melibatkan dunia usaha, organisasi masyarakat, KPPI hingga Ikatan Dokter Indonesia dalam mengambil peran mendukung upaya penyetaraan gender di Kaltim.

Baca Juga:   Luput Pelaporan Kematian, Dukcapil Daerah Perlu Menerapkan Buku Pokok Pemakaman

“Kami sudah keluarkan juga surat edaran gubernur tentang perguruan tinggi responsif gender dunia usaha, organisasi masyarakat, KPPI kemudian IKADIN, dan IDI,” katanya.

DKP3A Kaltim memastikan terus mendampingi dan mendorong perempuan di Benua Etam agar bisa mendapatkan kesempatan yang sama dengan pria. Sehingga seluruh daerah di Kaltim menerapkan ramah gender. ***