PORTAL BONTANG – Menurut pengakuan Analis Kebijakan Ahli Muda Bidang Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) sektor Perlindungan Perempuan Dinas Kependudukan, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DKP3A) Kaltim Fachmi Rozano, pihaknya akan mulai mensosialisasikan UU TPKS pada awal Desember 2022 ini.

Memang, UU Tindak Pidana Kekerasan Seksual (UU TPKS) ini diperlukan sekali untuk diketahui oleh masyarakat khalayak. Khususnya, bagi korban kekerasan seksual. Dikarenakan UU ini memberikan perlindungan ekstra kepada korban.

“Ada banyak jenis tindak pidana kekerasan yang tercantum di UU TPKS. Semua masyarakat diharapkan harus memahaminya,” ungkap Fachmi.

Dalam pelaksanaan sosialisasi, lanjut Fachmi, pihaknya akan memetakan kabupaten/kota di Kaltim yang memiliki kasus kekerasan paling banyak.

Baca Juga:   Korban Kekerasan Perempuan dan Anak Bisa Hubungi SAPA 129

Sehingga, sosialisasi UU TPKS pun bisa tepat sasaran. Tetapi, pihaknya memastikan akan melakukan sosialisasi di seluruh kabupaten/kota se-Kaltim.

Dalam waktu dekat, pihaknya akan melakukan sosialisasi di Kota Balikpapan. Di mana, dinas di tingkat kabupaten dan kota akan dilibatkan dalam sosialisasi tersebut.

“Sosialisasinya kemungkinan pada minggu pertama Desember dan tempatnya di Balikpapan,” pungkasnya. ***