PORTAL BONTANG – Kepala Dinas Kependudukan, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DKP3A) Kaltim Noryani Sorayalita mengatakan, lansia perempuan seharusnya tidak pasrah dikarenakan usianya yang sudah lanjut. Ia menilai lansia perempuan bisa produktif dan tetap memberikan kontribusi di lingkup politik, sipil, ekonomi, sosial dan budaya.

Menurut Kepala DKP3A Kaltim ini, sebagian besar lansia perempuan menganggap bahwa mereka tidak memiliki kesempatan yang besar untuk bekerja kembali atau memiliki usaha.

Memang, diakui Kepala DKP3A Kaltim tersebut, pihaknya belum memiliki program khusus terkait pemberdayaan lansia perempuan. Tetapi ia yakin hal tersebut bisa diwujudkan. Meskipun diperlukan persiapan secara kelembagaan.

“Bisa, tapi kita persiapkan dulu. Kita tidak hanya mempersiapkan secara kelembagaan tetapi finansial juga. Harapannya untuk memperdayakan, kedua ekonomi bisa meningkat juga. Paling tidak, memberikan pensiunan ini kegiatan,” terang Soraya.

Baca Juga:   DKP3A Kaltim Evaluasi KLA Kabupaten Paser, Ini Hasilnya

Meskipun tidak bisa memberikan peluang di dunia kerja kantoran atau yang formal, tetapi pemberdayaan lansia perempuan ini bisa diberikan kegiatan di jalur lain. Seperti kerajinan tangan, kuliner atau usaha kecil-kecilan.

“Kalau bisa kita beri kesempatan berkarya lagi di jalur yang lain. Tapi kita harus susun dulu dengan pemangku kebijakan bagaimana memperdayakan para lansia atau purnawirawan. Kalau kita lihat sih mereka masih sehat,” tandasnya. ***