Pemkot Bontang Kaji Pembiayaan Rehabilitasi Narkoba Lewat APBD

Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni tinjau Balai Rehabilitasi BNN Tanah Merah. Pemkot Bontang bahas skema pembiayaan lewat APBD agar warga bisa rehabilitasi tanpa kendala biaya.

M
Pemkot Bontang Kaji Pembiayaan Rehabilitasi Narkoba Lewat APBD

portalbontang.com, Samarinda – Masalah penyalahgunaan narkoba bukan hanya soal hukum, tapi juga soal kemanusiaan dan kesempatan kedua. Memahami hal ini, Pemkot Bontang bergerak mencari solusi konkret bagi warganya yang sedang berjuang pulih dari jerat narkotika.

Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, didampingi Kepala Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Sudi Priyanto, menyambangi Balai Rehabilitasi BNN Tanah Merah, Samarinda, baru-baru ini.

Kunjungan ini bukan sekadar seremoni. Di Gedung Serbaguna balai tersebut, Neni membawa misi penting: memastikan warga Bontang mendapatkan akses pemulihan terbaik tanpa harus terbebani masalah biaya.

Wacana Biaya Rehab Ditanggung APBD


Dalam diskusi hangat bersama Kepala Balai Rehabilitasi BNN Tanah Merah, Bambang Setyawan, satu topik krusial mencuat ke permukaan. Pemkot Bontang tengah menyusun rencana strategis untuk membiayai program rehabilitasi warganya melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Langkah ini diambil untuk memangkas hambatan ekonomi yang sering kali menjadi alasan pecandu atau keluarganya enggan melapor dan menjalani rehabilitasi.

“Harapannya, dengan dukungan pembiayaan daerah, layanan pemulihan bisa berjalan lebih maksimal. Warga yang membutuhkan fasilitas rehabilitasi tidak perlu lagi terkendala faktor biaya,” ujar Wali Kota dalam keterangannya yang dilansir Portalbontang.com dari situs resmi PPID Kota Bontang, Minggu 14 Desember 2025.

Neni juga memanfaatkan momen tersebut untuk mengevaluasi langsung kondisi warga Bontang yang sedang menjalani pemulihan di sana. Ia ingin memastikan metode pendampingan yang diberikan benar-benar efektif, sehingga saat mereka pulang nanti, mereka siap kembali ke masyarakat dan tidak kambuh lagi.

Sinergi Mencegah Kekambuhan


Kepala Balai Rehabilitasi BNN Tanah Merah, Bambang Setyawan, menyambut positif terobosan yang digagas Pemkot Bontang ini. Menurutnya, dukungan pemerintah daerah adalah kepingan puzzle penting dalam keberhasilan proses pemulihan.

“Kami sangat mengapresiasi upaya Pemkot Bontang. Dengan sinergi yang baik dan dukungan pembiayaan, proses pemulihan klien akan lebih terjaga keberlanjutannya,” ungkap Bambang.

Bambang menekankan bahwa rehabilitasi bukan proses instan. Dukungan moril dan materiil dari pemerintah daerah akan sangat membantu mengurangi risiko kekambuhan (relapse) pada para penyintas.

Kunjungan ini menjadi sinyal kuat bahwa Bontang serius menciptakan lingkungan yang aman dan sehat. Tidak hanya mencegah peredaran gelap narkoba, tetapi juga merangkul mereka yang menjadi korban untuk kembali menata masa depan. ***

info

Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

Editor: M Zulfikar A
Sumber: PPID Kota Bontang

Menu