Portalbontang.com, Bontang – Peringatan Hari AIDS Sedunia 2025 di Kota Bontang diwarnai dengan pesan tegas dari Wakil Wali Kota, Agus Haris.
Di hadapan ratusan pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP), Agus Haris mewanti-wanti generasi muda agar bijak dalam bergaul dan menggunakan teknologi.
Pesan tersebut disampaikan saat ia mewakili Wali Kota membuka Talkshow Hari AIDS Sedunia bertema “Know HIV, No Fear: Remaja Cerdas, Remaja Peduli” di Auditorium 3 Dimensi, Jalan Awang Long, Senin pagi (1/12/2025).
Melansir rilis resmi Instagram Prokompim Bontang, acara ini merupakan buah kolaborasi antara Dinas Kesehatan Kota Bontang dan PT Kaltim Parna Industri (KPI). Peserta didominasi siswa SMP lantaran perwakilan SMA tengah menjalani jadwal ujian.
Agus Haris menyoroti tantangan berat yang dihadapi remaja di era digital, khususnya usia 0–20 tahun yang merupakan masa krusial pembentukan karakter. Ia mengingatkan bahwa konten di gawai bisa menjadi pisau bermata dua.
“Konten positif banyak, tetapi yang negatif juga tidak sedikit. Anak-anak harus pintar memilih, karena semua perbuatan akan dipertanggungjawabkan,” pesan Agus Haris.
Lebih jauh, ia memberikan imbauan khusus terkait hubungan asmara di usia sekolah. Ia meminta pelajar untuk menunda pacaran dan fokus pada pendidikan demi menghindari risiko pergaulan bebas yang bisa berujung pada pernikahan dini, stunting, hingga penularan HIV.
“Pacaran bukan prioritas. Fokus belajar dulu, karena pilihan pergaulan hari ini menentukan masa depan kalian,” tegasnya.
Menurutnya, edukasi semacam ini vital karena pelajar saat ini adalah calon pemimpin di tahun 2045. “Edukasi seperti ini sangat penting untuk masa depan anak-anak kita. Mereka adalah calon pemimpin 2045, dan harus dibekali pengetahuan yang benar sejak dini,” tambahnya.
Selain menyapa pelajar, Wawali juga mengapresiasi peran aktif dunia usaha, khususnya PT KPI, yang konsisten mendukung program pemerintah. Menurutnya, sinergi ini penting mengingat 70 persen ekonomi Bontang ditopang sektor industri.
“Kami berterima kasih karena PT KPI konsisten mendukung program pemerintah melalui kegiatan sosial, kebersihan, hingga pendidikan masyarakat,” ungkap Agus Haris.
Pemerintah Kota Bontang sendiri terus berkomitmen mendukung target nasional 95–95–95 dalam penanganan HIV/AIDS, dengan menempatkan pelajar sebagai garda terdepan untuk menghapus stigma negatif.
Sementara itu, General Manager PT KPI, M. Nasruddin, berharap para siswa dapat menjadi agen perubahan. Menurutnya, Bontang yang nyaman dan berkembang adalah hasil dari sinergi kuat antara pemerintah, masyarakat, dan industri.
Acara ditutup dengan penyerahan cenderamata dari PT KPI kepada Pemkot Bontang dan dilanjutkan sesi materi oleh narasumber dari RSUD Taman Husada, DP3AKB, serta aktivis pemerhati HIV/AIDS. ***