Portal Bontang
Senin, Januari 26, 2026
  • News
    • Bontang
    • Kaltim
    • Nasional
    • Mancanegara
  • Sport
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Sains Tecno
  • Khazanah
  • Inspiratif
  • Advertorial
  • Lainnya
    • Bursa Kerja
    • Opini
    • Sastra
    • Video
No Result
View All Result
  • News
    • Bontang
    • Kaltim
    • Nasional
    • Mancanegara
  • Sport
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Sains Tecno
  • Khazanah
  • Inspiratif
  • Advertorial
  • Lainnya
    • Bursa Kerja
    • Opini
    • Sastra
    • Video
No Result
View All Result
Portal Bontang
No Result
View All Result
Home Khazanah

Khutbah Jumat 23 Februari 2024, Nisfu Syaban Momentum Perbaikan Diri

Simak khutbah Jumat hari ini, 23 Februari 2024 yang bertema nisfu syaban momentum perbaikan diri. Bisa dibaca oleh khatib.

Jumat, 23 Februari 2024
in Khazanah
Waktu Membaca: 4 menit
0
Ilustrasi. Khutbah Jumat 23 Februari 2024 bertemakan nisfu syaban momentum perbaikan diri.

Ilustrasi. Khutbah Jumat 23 Februari 2024 bertemakan nisfu syaban momentum perbaikan diri.

15
VIEWS

PORTAL BONTANG – Khutbah Jumat pada 23 Februari 2024 bertemakan Nisfu Syaban momentum perbaikan diri

Tema nisfu syaban diangkat dalam khutbah Jumat, karena sesaat lagi memasuki pertengahan bulan Syaban menuju Ramadhan.

RELATED POSTS

Khutbah Jumat 17 Oktober 2025, Kenalkan Ibadah Kepada Anak Sejak Dini

Khutbah Jumat: Memaksimalkan Amal Ibadah di Bulan Muharram

Berikut adalah khutbah Jumat tentang nisfu syaban momentum perbaikan diri, dikutip Portalbontang.com dari situs resmi NU.

Baca Juga: Basri Rase Ikuti Peluncuran Go To School B2SA dan Pencanangan Kampung Literasi

Khutbah I

اَلْحَمْدُ لِلهِ الَّذِيْ أَنْعَمَنَا بِنِعْمَةِ الْاِيْمَانِ وَالْاِسْلَامِ. وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلٰى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ خَيْرِ الْأَنَامِ. وَعَلٰى اٰلِهِ وَأَصْحَابِهِ الْكِرَامِ. أَشْهَدُ اَنْ لَا اِلٰهَ اِلَّا اللهُ الْمَلِكُ الْقُدُّوْسُ السَّلَامُ وَأَشْهَدُ اَنَّ سَيِّدَنَا وَحَبِيْبَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ صَاحِبُ الشَّرَفِ وَالْإِحْتِرَام أَمَّا بَعْدُ: فَيَاأَيُّهَا الْمُؤْمِنُوْنَ, اِتَّقُوا اللّٰهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوْتُنَّ اِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ. قَالَ اللهُ تَعَالَى: وَمَنْ يَّتَّقِ اللهَ يَجْعَلْ لَهُ مَخْرَجًا، وَيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَايَحْتَسِبُ

Hadirin shalat Jumat hafidzakumullah,

Alhamdulillah kita sudah berada di Bulan Sya’ban. Bulan ini mempunyai banyak kejadian bersejarah yang tidak akan terlupakan oleh umat Islam.

Di antaranya adalah peralihan arah kiblat dari Baitul Maqdis di Palestina ke Ka’bah di Makkah.

Pada bulan ini, ayat tentang perintah bershalawat pada Nabi juga diturunkan yakni QS al-Ahzab: 56 sehingga bulan Sya’ban juga disebut bulan bershalawat pada Nabi.

Pada bulan ini juga ada malam spesial di pertengahan bulan Sya’ban, yang akrab dikenal dengan malam Nisfu Syaban.

Bila melihat kalender Masehi tahun ini, maka malam bulan Nisfu Syaban jatuh pada hari Sabtu 24 Februari 2024, sedangkan Nisfu Syabannya sendiri pada hari Ahad 25 Februari 2024.

Hadirin shalat Jumat hafidzakumullah,

Bila kita membuka literatur seputar Nisfu Syaban, maka keutamaan yang banyak ditemukan terletak pada malam Nisfu Syabannya, bukan pada hari Nisfu Syabannya.

Bahkan bisa saja sudah banyak di antara kita yang telah familiar dengan janji dan ganjaran yang akan didapatkan ketika menghidupkan malam Nisfu Syaban dengan dzikir, shalawat, doa, dan membaca Al-Quran.

Namun pada kesempatan kali ini, khatib akan menyampaikan beberapa hadits, pendapat, dan kebiasaan ulama salaf dalam mengoptimalkan malam Nisfu Syaban.

Pertama, hadits riwayat Ibnu Hibban mengenai keutamaan menghidupkan malam Nisfu Sya’ban. Hadits tersebut berbunyi: 

يَطْلُعُ اللَّهُ إِلَى خَلْقِهِ فِي لَيْلَةِ النِّصْفِ مِنْ شَعْبَانَ فَيَغْفِرُ لِجَمِيعِ خَلْقِهِ إِلَّا لِمُشْرِكٍ أَوْ مُشَاحِنٍ

Artinya: “Allah akan muncul ke mahluk-Nya pada malam pertengahan bulan Sya’ban (Nisfu Sya’ban), kemudian akan mengampuni seluruh (dosa) mahluk-Nya kecuali orang musyrik dan mengadu domba.”

Coba perhatikan hadits tersebut, di mana Allah hanya tidak mengampuni dua jenis manusia: yang menyekutukan-Nya dan yang sering mengadu domba antar sesama.

Hal ini merupakan konsistensi Allah yang pernah berfirman dalam kitab suci-Nya yang berbunyi:

إِنَّ اللَّهَ لَا يَغْفِرُ أَنْ يُشْرَكَ بِهِ وَيَغْفِرُ مَا دُونَ ذَلِكَ لِمَنْ يَشَاءُ

Artinya: “Sesunguhnya Allah tidak akan mengampuni (bila) disekutukan (syirik) dengan (tuhan) yang lain dan akan mengampuni apa saja selain perbuatan (syirik) itu bagi siapa pun yang Allah kehendaki.” (QS. al-Nisa’: 48).

Selain perbuatan syirik itu, Allah akan memberikan ampunan-Nya. Tentu dengan syarat bila orang tersebut meminta ampunan dengan memperbanyak membaca istighfar, dzikir, dan ibadah-ibadah sunnah lainnya.

Maka bagi pelaku dosa lainnya, bila melihat keumuman hadits ini, tidak perlu khawatir untuk tidak diampuni dosanya.

Sebanyak apa pun dosanya, bila sungguh-sungguh bertobat dan memohon ampunan-Nya, pasti Dia akan mewujudkan permohonan tersebut.

Makanya dalam riwayat Tirmidzi disebutkan:

إِنَّ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ يَنْزِلُ لَيْلَةَ النِّصْفِ مِنْ شَعْبَانَ إِلَى السَّمَاءِ الدُّنْيَا فَيَغْفِرُ لأَكْثَرَ مِنْ عَدَدِ شَعْرِ غَنَمِ كَلْبٍ

Artinya: “Sesungguhnya Allah azza wa jalla turun ke langit dunia pada malam pertengahan bulan Sya’ban (Nisfu Sya’ban), kemudian Dia mengampuni dosa-dosa yang lebih banyak dibandingkan jumlah bulu kambing suku Kalb.”

Bulu kambing di sini pada dasarnya bersifat majaz, artinya dosa yang tidak terhitung akan mendapatkan peluang ampunan dari Allah.

Sehingga seorang Muslim yang berlumur dosa tidak perlu pesimis dan putus asa untuk memperoleh rahmat-Nya berupa dihapuskan dosa-dosanya.

Malam Nisfu Syaban yang akan terjadi besok malam menjadi momen yang tepat untuk memohon agar dosa-dosanya diampuni.

Hadirin shalat Jumat hafidzakumullah,

Keistimewaan semacam ini menjadi kekhasan bulan Syaban. Makanya seorang ulama salaf bernama Atha’ bin Yasar mengatakan bahwa tidak ada malam yang lebih utama setelah malam Lailatul Qadar ketimbang malam Nisfu Syaban.

Artinya, derajat malam Nisfu Syaban berada tepat di bawah malam Lailatul Qadar. Dapat dibayangkan kiranya bagaimana kemuliaan malam Nisfu Syaban ketika dinilai posisinya berada setelah malam Lailatul Qadar.

Hal ini karena ampunan Allah yang diberikan dengan sangat mudah dan gampang, bahkan tidak ada batasan jumlah dosa sebagaimana dalam riwayat di atas.

Imam Syafi’i pun turut mengomentari kemuliaan Nisfu Syaban. Kata beliau, ada lima malam di mana sebuah doa berpeluang besar akan dikabulkan.

Salah satu dari lima malam tersebut adalah malam pertengahan bulan Syaban, yang akan terjadi besok malam.

Dengan kata lain, ulama salaf generasi sebelum Imam Syafi’i sudah mempunyai kebiasaan menghidupkan malam Nisfu Syaban.

Sebagaimana diceritakan oleh Imam Ibnu Rajab al-Hanbali bahwa kalangan Tabi’in di negeri Syam memuliakan malam Nisfu Syaban dengan bermujahadah dan memperbanyak ibadah, sehingga banyak orang meniru aktivitas tersebut.

Hadirin shalat Jumat hafidzakumullah,

Dengan demikian, marilah kita ingatkan dan mengajak keluarga dan sanak famili untuk menghidupkan malam Nisfu Syaban dengan melakukan berbagai amalan-amalan yang bernilai ibadah.

Hal ini juga dalam rangka mengamalkan ayat:

وَتَعَاوَنُوا عَلَى الْبِرِّ وَالتَّقْوَى وَلَا تَعَاوَنُوا عَلَى الْإِثْمِ وَالْعُدْوَانِ

Artinya: “Dan hendaklah kalian saling tolong-menolong dalam kebaikan dan ketakwaan, dan janganlah kalian saling tolong-menolong dalam melakukan dosa dan permusuhan.” (QS. al-Maidah: 2).

Sangat disayangkan bila sampai melewati malam yang penuh berkah ini dengan tanpa memperbanyak pundi-pundi pahala.

Seyogyanya kita menjadikan Nisfu Syaban sebagai titik tolak untuk memulai hidup baru agar lebih baik daripada kehidupan sebelumnya.

Pada malam Nisfu Syaban kita memohon agar dosa-dosa kita dihapus, sehingga pada pagi harinya kita menjadi layaknya seorang bayi yang baru lahir yang tidak mempunyai dosa sama sekali.

Dalam bermunajat pada malam Nisfu Syaban kita bertekad untuk memperbaiki diri dan meminimalisir dosa-dosa. Sebab sudah pasti kita tidak akan bisa terhindar dari dosa.

Namun setidaknya setelah Allah mengampuni dosa-dosa kita, kita sudah memantapkan hati untuk menjadi pribadi yang lebih bertakwa, yang lebih serius lagi dalam menjalankan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya.

بَارَكَ الله لِي وَلَكُمْ فِي اْلقُرْآنِ اْلعَظِيْمِ وَنَفَعَنِي وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ اْلآيَاتِ وَذِكْرِ الْحَكِيْمِ. أَقُوْلُ قَوْلِي هَذَا فَأسْتَغْفِرُ اللهَ العَظِيْمَ إِنَّهُ هُوَ الغَفُوْرُ الرَّحِيْمِ.

Khutbah II

اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ حَمْدًا كَثِيْرًا كَمَا اَمَرَ، اَشْهَدُ اَنْ لَا اِلَهَ اِلَّا اللّٰهُ وَحْدَهُ لَاشَرِيْكَ لَهُ اِرْغَامًا لِمَنْ جَحَدَبِهِ وَ كَفَرَ، وَ اَشْهَدُ اَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَ رَسُوْلُهُ سَيِّدُ الْخَلَاِئِقَ وَالْبَشَرِ. اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَ عَلَى اَلِهِ وَ اَصْحَابِهِ وَسَلَّمُ تَسْلِيْمًا كَثِيْراً۰ اَمَّابَعْدُ ۰ فَيَاعِبَادَ ﷲ. اتَّقُوا اللّٰهَ حَقَّ تُقٰىتِهٖ وَلَا تَمُوْتُنَّ اِلَّا وَاَنْتُمْ مُّسْلِمُوْنَ. وَاتَّقُوْا اللهَ وَلَوْ بِشِقِّ تَمْرٍ. إِنَّ اللهَ أَمَرَكُمْ بِأَمْرٍ بَدَأَ فِيْهِ بِنَفْسِهِ وَثَنَّى بِمَلَائِكَتِهِ الْمُسَبِّحَةِ بِقُدْسِهِ، وَأَيُّهَا الْمُؤْمِنُوْنَ مِنْ جِنِّهِ وَإِنْسِهِ، فَقَالَ قَوْلًا كَرِيْمًا: ﺇِﻥَّ ﺍﻟﻠّٰﻪَ ﻭَﻣَﻼَﺋِﻜَﺘَﻪُ ﻳُﺼَﻠُّﻮْﻥَ ﻋَﻠَﻰ ﺍﻟﻨَّﺒِﻲِّ، ﻳَﺎ ﺃَﻳُّﻬﺎَ ﺍﻟَّﺬِﻳْﻦَ ﺀَﺍﻣَﻨُﻮْﺍ ﺻَﻠُّﻮْﺍ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﻭَﺳَﻠِّﻤُﻮْﺍ ﺗَﺴْﻠِﻴْﻤًﺎ.ﺍَﻟﻠَّﻬُﻢَّ ﺻَﻞِّ ﻋَﻠَﻰسَيِّدِنَا ﻣُﺤَﻤَّﺪٍ ﻭَﻋَﻠَﻰ ﺁلهِ وَصَحْبِهِ اَجْمَعِيْن اللهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُؤْمِنِيْنَ وَاْلمُؤْمِنَاتِ وَاْلمُسْلِمِيْنَ وَاْلمُسْلِمَاتِ، اَلْأَحْياءِ مِنْهُمْ وَاْلاَمْوَاتِ. اللَّهُمَّ أَصْلِحْنَا وَأَصْلِحْ أَحْوَالَنَا، وَأَصْلِحْ مَنْ فِي صَلَاحِهِمْ صَلَاحُنَا وَصَلَاحُ الْمُسْلِمِيْنَ، وَأْهْلِكْ مَنْ فِي هَلَاكِهِمْ صَلاحُنَا وَصَلَاحُ الْمُسْلِمِيْنَ، اللهُمَّ وَحِّدْ صُفُوْفَ الْمُسْلِمِيْنَ، وَارْزُقْنَا وَإِيَّاهُمْ زِيَادَةَ التَّقْوَى وَالْإِيْمَانِ، اللهُمَّ ادْفَعْ عَنَّا اْلبَلاَءَ وَاْلوَبَاءَ وَالزَّلاَزِلَ وَاْلمِحَنَ وَسُوْءَ اْلفِتَنِ وَاْلمِحَنَ مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَمَا بَطَنَ عَنْ بَلَدِنَا إِنْدُونِيْسِيَّا خآصَّةً وَسَائِرِ اْلبُلْدَانِ اْلمُسْلِمِيْنَ عامَّةً يَا رَبَّ اْلعَالَمِيْنَ اللَّهُمَّ أَرِنَا الْحَقَّ حَقًّا وَارْزُقْنَا اتِّبَاعَهُ وَأَرِنَا الْبَاطِلَ بَاطِلًا وَارْزُقْنَا اجْتِنَابَهُ. رَبَّنَا آتِناَ فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِى اْلآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ. وَاَلْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعٰلَمِيْنَ عٍبَادَ اللهِ، إِنَّ اللهَ يَأْمُرُ بِاْلعَدْلِ وَاْلإِحْسَانِ وَإِيْتاءِ ذِي اْلقُرْبىَ وَيَنْهَى عَنِ اْلفَحْشاءِ وَاْلمُنْكَرِ وَاْلبَغْيِ يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ، وَاذْكُرُوا اللهَ اْلعَظِيْمَ يَذْكُرْكُمْ، وَاشْكُرُوْهُ عَلىَ نِعَمِهِ يَزِدْكُمْ، وَلَذِكْرُ اللهِ أَكْبَرُ

***

 

***
Penulis: M Zulfikar A | Editor: M Zulfikar A

Tags: 23 Februari 2024Khutbah JumatNisfu Syaban
ShareSend

Related Posts

Ilustrasi salat Id. Khutbah Jumat

Khutbah Jumat 17 Oktober 2025, Kenalkan Ibadah Kepada Anak Sejak Dini

Jumat, 17 Oktober 2025

Ibadah adalah aktivitas paling pokok dan tujuan utama manusia hidup di muka bumi. Hal ini menjadi bahasan khutbah Jumat hari...

Khutbah Jumat: Memaksimalkan Amal Ibadah di Bulan Muharram

Khutbah Jumat: Memaksimalkan Amal Ibadah di Bulan Muharram

Rabu, 2 Juli 2025

Khutbah Jumat tentang amalan utama di bulan Muharram. Pahami keutamaan puasa Asyura, Tasu'a, dan perbanyak amal saleh di bulan mulia...

Ilustrasi. Bagaimana hukumnya bayar utang puasa Ramadhan bersamaan dengan puasa sunah. Ini jawabannya.

Panduan Lengkap Puasa Tasua dan Asyura 1447 H: Jadwal, Dalil, dan Keutamaannya

Rabu, 2 Juli 2025

Catat tanggalnya! Ini jadwal lengkap puasa Tasua dan Asyura pada 4 & 5 Juli 2025, beserta keutamaan dan dalilnya sebagai...

OKI Puji KHGT sebagai Langkah Visioner, Siap Bekerja Sama untuk Implementasi Global

OKI Puji KHGT sebagai Langkah Visioner, Siap Bekerja Sama untuk Implementasi Global

Rabu, 25 Juni 2025

OKI beri apresiasi tinggi atas peluncuran KHGT Muhammadiyah. Sebut langkah ini visioner, sejalan dengan resolusi OKI, & mampu dorong reformasi.

TOK! Kalender Hijriah Global Resmi Berlaku, Muhammadiyah Ajak Umat Lupakan Ego Golongan

TOK! Kalender Hijriah Global Resmi Berlaku, Muhammadiyah Ajak Umat Lupakan Ego Golongan

Rabu, 25 Juni 2025

Muhammadiyah resmi meluncurkan Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) di Yogyakarta. Sebuah langkah bersejarah untuk menyatukan penanggalan umat Islam.

Next Post
Menteri Sekretaris Negara Pratikno dan Menteri PANRB Abdullah Azwar Anas saat rapat terkait pemindahan ASN ke IKN, di Kantor Kementerian PANRB, Jakarta, Rabu 21 Februari 2024.

Menpan RB Matangkan Persiapan Pemindahan ASN ke IKN, yang Pindah Punya Syarat Kompetensi

Komentar Anda

Portal Bontang

© 2025 Portalbontang.com is under PT Visi Media Teknologi
Developed by Vision Web Development, Bontang-Kaltim

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • News
    • Bontang
    • Kaltim
    • Nasional
    • Mancanegara
  • Sport
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Sains Tecno
  • Khazanah
  • Inspiratif
  • Advertorial
  • Lainnya
    • Bursa Kerja
    • Opini
    • Sastra
    • Video

© 2025 Portalbontang.com is under PT Visi Media Teknologi
Developed by Vision Web Development, Bontang-Kaltim